ALAM BAWAH SADAR

Sudah tak asing lagi kita mendengar kata alam bawah sadar bahkan sering sekali, baik di dalam televise maupun media lain. Lalu apa sebenarnya alam bawah sadar tersebut? Mari kita cari bersama apa itu alam bawah sadar tersebut.

Manusia sering kali tidak menyadari bahwa di balik dari dalam dirinya sendiri ada kekuatan yang kuat yang belum keluar dan belum banyak dimanfaatkan, meski dimanfaatkan mungkin tidak pernah menyadarinya. Dengan alam bawah sadar maka akan mampu mengantarkan diri pada apa yang diinginkan. Alam bawah sadar akan mempermudah dalam bertindak.

Kalau disadari setiap aktifitas yang sering kita lakukan  banyak dibantu oleh alam bawah sadar terutama yang bersifat gerakan reflek. Contohnya saat berjalan/berlari, pernahkah kita merasakan siapa yang mengatur gerakan langkah kaki kita?. Tentu saja kalau dirasakan dengan sungguh akan terjadi jika kita menyelaraskan dengan pimikiran dan keinginan.

Tanpa disadari alam bawah sadar sering dipergunakan ketimbang alam sadar. Misalnya ketika mengendarai motor atau mobil kita tidak berpikir mengenai langkah-langkah kendaraan itu dapat berjalan. pada saat mengendarai kendaraan sambil telepon, mendengarkan music, bahkan membayar tol sambil melihat pemandangan, apakah semuanya disadari? Nah itulah alam bawah sadar sedang bekerja.

Alam bawah sadar akan selalu dibawa kemana-mana ikut serta dalam keinginan kita. Misalnya kita sedang sakit dan sebenarnya tidak begitu parah, setiap berobat ke dokter tidak ada perubahan dan kita berkata bahwa penyakit yang diderita tidak akan pernah sembuh-sembuh karena kita sudah meng-klaim bahwa penyakit yang diderita tidak akan sembuh. Hal ini secar otomatis alam bawah sadar kita akan mewakili bahwa penyakit yang diderita tidak akan pernah sebuh dan sugesti yang tertanam pada diri sendiri akan benar-benar berfungsi seperti adanya. Kesemuanya itu akan selalu berhubungan dengan otak dan pikiran. Perlu dipahami kondisi otak manusia terbagi menjadi 4 bagian, Delta, Theta, Beta, dan Alpha.

1. Kondisi Delta

Kondisi Delta adalah kondisi pada saat manusia sedang tertidur. Yang tujuannya adalah melakukan peremajaan terhadap sel-sel tubuh.

2. Kondisi Theta

Kondisi Theta adalah kondisi pada saat bermimpi dan berkhayal. Kondisi theta yang sangat sugestif adalah saat tubuh menyembuhkan dirinya sendiri. Kondisi Theta bisa di bentuk saat melakukan meditasi atau melakukan ritual lainnya. Sebuah karya akan muncul dalam keadaan damai dan tenang dalam pikirannya dan tanpa beban apapun.

3. Kondisi Beta

Kondisi Beta adalah kondisi di mana bisa sepenuhnya sadar. Dalam kehidupan sehari-hari, disaat terbangun dan melakukan segala aktivitas, maka kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai kondisi Beta atau dengan penuh kesadaran.

4. Kondisi Alpha

Kondisi yang paling penting untuk menembus pikiran bawah sadar. Kondisi Alpha adalah kondisi yang sangat rileks atau samapersis ketika berhayal dan melamun.  

(Abdul Aziz Sa’du. 2013. Rahasia Mengaktifkan Alam Bawah Sadar. Sakkhasukma. Yogyakarta)